cover

Ketahui Tahapan dari Conversion Funnel Secara Lengkap

Conversion FunnelDalam era digital yang semakin berkembang, bisnis online telah menjadi salah satu landasan utama dalam perekonomian global. Dalam upaya untuk mencapai kesuksesan dalam dunia maya, pemahaman yang mendalam tentang konsep “Conversion Funnel” adalah kunci yang tidak bisa diabaikan. 

Conversion funnel, atau disebut juga sebagai sales funnel, adalah serangkaian langkah yang menggambarkan perjalanan konsumen dari pengunjung awal hingga menjadi pelanggan yang berdedikasi. 

Secara keseluruhan, strategi ini memiliki dampak besar pada keputusan pembelian pelanggan dengan fokus utama pada meningkatkan pengalaman pelanggan selama perjalanan mereka. Melalui interaksi aktif dengan pelanggan, perusahaan dapat menggali berbagai wawasan berharga.

Informasi yang didapatkan meliputi pemahaman mendalam tentang perilaku dan preferensi pelanggan, tanggapan yang mereka berikan, serta pandangan mereka terhadap merek.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara mendalam tentang konsep Conversion Funnel, bagaimana itu berperan dalam strategi pemasaran online, dan bagaimana Anda dapat mengoptimalkan funnel ini untuk meningkatkan konversi bisnis Kamu.

Pengertian Conversion Funnel

Conversion funnel (tangga konversi) adalah model atau konsep yang digunakan dalam bisnis digital untuk menggambarkan langkah-langkah yang diambil oleh pengguna atau pelanggan potensial dalam perjalanan mereka menuju konversi, seperti pembelian produk, pendaftaran, atau tindakan lain yang diinginkan oleh bisnis. 

Fungsi utama dari konversi funnel adalah untuk memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan situs web atau aplikasi, di mana mereka mungkin keluar dari perjalanan, dan bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan perjalanan ini untuk meningkatkan tingkat konversi.

Berikut adalah contoh kasus bagi bisnis digital yang menggunakan konversi funnel:

E-commerce:

Sebuah situs web e-commerce ingin meningkatkan tingkat penjualan produk-produknya. Mereka menggunakan conversion funnel untuk memahami perjalanan pelanggan potensial dari kunjungan pertama hingga pembelian produk. Langkah-langkah dalam konversi funnel mungkin termasuk:

  • Kunjungan ke Situs Web: Pelanggan potensial pertama kali mengunjungi situs web e-commerce.
  • Penjelajahan Produk: Mereka melihat produk-produk yang ditawarkan.
  • Tambahkan ke Keranjang: Pelanggan memilih produk dan menambahkannya ke keranjang belanja.
  • Pengisian Data Pengiriman: Mereka mengisi informasi pengiriman.
  • Pembayaran: Pelanggan melakukan pembayaran untuk produk yang mereka pilih.
  • Konfirmasi Pembelian: Pembelian dikonfirmasi dan pengiriman diatur.

Dalam kasus ini, konversi funnel membantu bisnis untuk mengidentifikasi tahap-tahap di mana pelanggan potensial dapat keluar dari perjalanan dan mengapa. Ini dapat membantu mereka mengoptimalkan pengalaman pelanggan, memperbaiki halaman produk, mengurangi tingkat keranjang belanja yang ditinggalkan, atau meningkatkan proses pembayaran untuk meningkatkan tingkat konversi.

Selain e-commerce, konversi funnel juga dapat diterapkan dalam bisnis digital lainnya, seperti aplikasi mobile, situs web berita, platform media sosial, dan banyak lagi. Setiap bisnis digital memiliki konversi funnel khusus yang sesuai dengan tujuannya dan perjalanan pengguna yang unik. 

Pentingnya Conversion Funnel

Conversion funnel sangat penting untuk bisnis digital karena memiliki beberapa manfaat yang signifikan dalam mengelola, mengukur, dan meningkatkan kinerja bisnis. Berikut adalah beberapa alasan mengapa conversion funnel sangat penting:

1. Mengukur Kinerja

Metode ini memberikan kerangka kerja yang jelas untuk mengukur kinerja bisnis Kamu. Ini memungkinkan Kamu untuk melihat sejauh mana pengguna atau pelanggan potensial berhasil menyelesaikan perjalanan dari tahap awal hingga konversi. Dengan memahami metrik-metrik seperti tingkat konversi, Kamu dapat menilai seberapa efektif upaya pemasaran dan pengembangan produk Kamu.

2. Mengidentifikasi Hambatan

Dengan melihat conversion funnel, Kamu dapat mengidentifikasi titik-titik di perjalanan pelanggan di mana mereka mungkin keluar atau mengalami kesulitan. Ini membantu Kamu untuk fokus pada area-area yang perlu ditingkatkan, seperti perbaikan pada halaman produk, pengoptimalan proses checkout, atau penyempurnaan pesan pemasaran.

3. Melakukan Optimasi Pengalaman Pelanggan

Metode ini juga dapat membantu Kamu memahami pengalaman pelanggan dari awal hingga akhir. Dengan informasi ini, Kamu dapat mengoptimalkan pengalaman pelanggan untuk membuatnya lebih mulus, menarik, dan memuaskan. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mempromosikan retensi pelanggan.

4. Merencanakan Strategi Pemasaran

Dengan memahami bagaimana pelanggan berinteraksi dengan bisnis Kamu, Kamu dapat merencanakan strategi pemasaran yang lebih efektif. Anda dapat menargetkan upaya pemasaran Kamu pada tahap-tahap kunci dalam funnel untuk mengubah pengguna menjadi pelanggan.

Baca juga: Strategi Pemasaran Online dan Offline, Simak Perbedaannya!

5. Mengukur Pengembangan Produk

Metode ini juga dapat digunakan untuk mengukur pengaruh perubahan pada produk atau layanan Kamu terhadap tingkat konversi. Ini memungkinkan Kamu untuk menguji berbagai fitur atau perubahan dalam produk dan melihat apakah mereka berdampak positif atau negatif pada konversi.

6. Mengoptimalkan Pengeluaran Iklan

Dalam bisnis digital yang menggunakan iklan berbayar, conversion funnel membantu Kamu memahami nilai sebenarnya dari setiap kampanye iklan. Kamu dapat mengidentifikasi iklan yang menghasilkan konversi yang tinggi dan mengalokasikan anggaran iklan Kamu dengan lebih efisien.

7. Mengukur ROI

Dengan melacak konversi melalui metode ini, Kamu dapat dengan lebih akurat mengukur Return on Investment (ROI) dari berbagai inisiatif bisnis Kamu. Kamu dapat menilai sejauh mana setiap investasi menghasilkan hasil yang diinginkan.

5 Tahap Penerapan Conversion Funnel untuk Bisnis

Sebelum mengembangkan rencana untuk menarik calon pelanggan, Kamu harus memiliki pemahaman yang kuat tentang tahapan-tahapan dalam metode conversion funnel. Terdapat lima tahap yang berhubungan erat yang perlu Kamu ketahui. Bagaimana cara memahaminya? Silakan lihat penjelasannya di bawah ini!

1. Tahap Kesadaran (Awareness)

Ini adalah tahap awal di mana pelanggan potensial pertama kali mengetahui tentang produk atau layanan Kamu. Mereka mungkin menemukan informasi melalui iklan, pencarian online, media sosial, atau rekomendasi dari teman atau keluarga. Tujuan pada tahap ini adalah untuk menarik perhatian dan menciptakan kesadaran tentang merek Kamu di antara audiens target.

2. Tahap Pertimbangan (Consideration)

Setelah pelanggan potensial mengetahui tentang produk atau layanan Kamu, mereka kemudian mulai melakukan penelitian dan pertimbangan. Mereka mungkin membandingkan produk Kamu dengan pesaing, membaca ulasan, dan mencari informasi lebih lanjut. Tujuan pada tahap ini adalah meyakinkan mereka bahwa produk atau layanan Kamu memiliki nilai yang tinggi dan memenuhi kebutuhan mereka.

3. Tahap Keputusan (Decision):

Setelah pelanggan potensial mengetahui tentang produk atau layanan Kamu, mereka kemudian mulai melakukan penelitian dan pertimbangan. Mereka mungkin membandingkan produk Kamu dengan pesaing, membaca ulasan, dan mencari informasi lebih lanjut. Tujuan pada tahap ini adalah meyakinkan mereka bahwa produk atau layanan Kamu memiliki nilai yang tinggi dan memenuhi kebutuhan mereka.

4. Tahap Konversi (Conversion)

Tahap ini adalah saat pelanggan potensial mengambil tindakan yang diinginkan, seperti melakukan pembelian, berlangganan newsletter, atau mengisi formulir kontak. Ini adalah tahap di mana Kamu mengubah pengunjung menjadi pelanggan atau prospek.

5. Tahap Retensi (Retention) dan Loyalisasi

Setelah konversi terjadi, penting untuk menjaga hubungan dengan pelanggan Kamu dan memastikan bahwa mereka puas dengan produk atau layanan Kamu. Ini melibatkan dukungan pelanggan, komunikasi berkelanjutan, dan upaya untuk membangun loyalitas. Pelanggan yang puas lebih mungkin untuk melakukan pembelian ulang dan merekomendasikan produk atau layanan Kamu kepada orang lain.

Kesimpulan

Strategi conversion funnel merupakan cara yang sangat penting dalam dunia pemasaran dan bisnis secara keseluruhan. Dengan memahami lima tahapan utama dalam funnel di atas, yaitu kesadaran, pertimbangan, keputusan, konversi, dan retensi, Kamu dapat mengarahkan pelanggan potensial dari awal perkenalan hingga menjadi pelanggan setia.

Strategi ini tidak hanya membantu meningkatkan konversi dan penjualan, tetapi juga memberikan wawasan berharga tentang perilaku pelanggan yang dapat membantu Kamu mengambil keputusan yang lebih cerdas dalam pengelolaan bisnis dan alokasi sumber daya pemasaran. Oleh karena itu, tidak boleh diabaikan, strategi conversion funnel adalah kunci untuk membangun bisnis yang sukses dan berkelanjutan. 


OHBold Creative Agency
Membantu Brand Memenangkan Pasar.
Info Selengkapnya

Hubungi Kami!


No Comments

Post a Comment

Any question ?