Cara Riset Keyword

10 Cara Jitu Riset Keyword Untuk Pemula yang Wajib Ketahui

Halo Boldee! Bagi Kamu yang baru memulai di dunia penulisan blog, memahami teknik riset kata kunci atau keyword adalah langkah kunci dalam meningkatkan lalu lintas kunjungan atau traffic ke situs web milikmu. Termasuk bagaimana memahami cara riset keyword yang tepat.

Nah, bagaimana sih, cara riset keyword yang tepat itu? Dan apakah riset keyword itu sulit? Tidak perlu khawatir! Di sini, kami akan membahas tentang cara riset keyword yang sangat sederhana dan cocok untuk para penulis blog pemula, baik yang menggunakan Blogger, WordPress, atau membuat konten di situs web.

Pengertian Keyword

Kata kunci (atau keyword) adalah kata atau frasa tertentu yang digunakan dalam konteks penelusuran internet atau optimasi mesin pencari. Kata kunci digunakan oleh pengguna internet ketika mereka mencari informasi, produk, atau layanan secara online. Selain itu, kata kunci juga sangat penting dalam optimasi SEO, di mana mereka digunakan oleh pemilik situs web dan pemasar online untuk mengoptimalkan konten mereka agar mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google.

Dalam dunia digital, cara riset keyword menjadi langkah krusial dalam upaya meningkatkan visibilitas dan lalu lintas situs web. Kata kunci dapat berupa satu kata atau rangkaian kata yang lebih panjang, dan kaitannya erat dengan topik atau tema tertentu.

Sebagai contoh, ketika seseorang ingin mencari informasi tentang cara merawat tanaman hias, kata kunci yang mungkin mereka gunakan adalah “perawatan tanaman hias” atau “tips merawat tanaman hias.” Dalam melakukan riset keyword, penting untuk memahami bagaimana kata kunci bekerja. Proses ini melibatkan pemilihan kata kunci yang tepat dalam konteks SEO untuk memastikan konten yang dihasilkan dapat ditemukan oleh pengguna internet.

Dengan demikian, penelusuran berdasarkan kata kunci tidak hanya membantu pengguna menemukan konten yang relevan dengan kebutuhan atau pertanyaan mereka, tetapi juga meningkatkan potensi situs web untuk bersaing secara efektif dalam lingkungan digital yang kompetitif.

Jenis-jenis Keyword

Ternyata, ada beragam jenis kata kunci, Boldee! Penting untuk teliti dalam mengenali jenis kata kunci yang ada, serta memilih dan menghindari kata kunci yang sesuai agar artikel blog Kamu berhasil.

1. Generic atau Short Tail Keyword

Generic keyword” atau “short tail keyword” merujuk pada istilah dalam dunia Digital Marketing dan Search Engine Optimization (SEO) adalah jenis kata kunci yang singkat, umum, dan cenderung mencakup topik atau industri secara luas. Berikut adalah penjelasan singkat tentang keduanya:

  • Generic Keyword:
  • Generic keyword adalah kata kunci yang mencakup topik atau industri secara umum tanpa menyertakan detail atau spesifikasi lebih lanjut.
  • Contoh generic keyword: “sepatu,” “wisata,” “kesehatan.”
  • Biasanya, generic keyword memiliki volume pencarian yang tinggi karena mencakup berbagai subtopik.
  • Short Tail Keyword:
  • Short tail keyword adalah varian dari generic keyword yang umumnya terdiri dari satu atau dua kata.
  • Contoh short tail keyword: “hotel,” “makanan sehat,” “belajar programming.”
  • Short tail keyword juga cenderung memiliki volume pencarian tinggi, tetapi persaingan untuk peringkat di mesin pencari biasanya lebih sengit.

Keuntungan menggunakan generic keyword atau short tail keyword termasuk daya tarik volume pencarian yang tinggi dan potensi untuk menjangkau audiens yang luas.

Namun, tantangan utamanya adalah persaingan yang ketat di antara situs web atau bisnis yang berusaha memperebutkan peringkat tinggi untuk kata kunci yang sama. Oleh karena itu, strategi pemasaran digital yang efektif seringkali memasukkan kombinasi dari generic keyword, middle tail keyword, dan long tail keyword untuk mencapai keseimbangan antara volume pencarian dan target audiens yang lebih spesifik.

2. Broad Keyword

Broad Keyword adalah jenis keyword yang dirancang untuk menargetkan audiens yang lebih luas daripada kata kunci yang lebih spesifik.

Ketika Kamu menggunakan keyword yang luas, iklan Kamu dapat muncul untuk pencarian yang melibatkan berbagai varian atau bentuk kata kunci tersebut. Ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menjangkau audiens yang berbeda.

Namun, kelemahan dari penggunaan keyword yang luas adalah bahwa iklan Kamu dapat muncul untuk pencarian yang mungkin tidak sepenuhnya relevan dengan produk atau layanan Kamu.

Ada beberapa jenis kata kunci, dan ini termasuk:

  • Broad Match: Iklan muncul untuk berbagai varian dan bentuk dari kata kunci, termasuk sinonim, pertanyaan, dan pencarian terkait.
  • Broad Match Modifier: Iklan muncul hanya untuk pencarian yang mengandung kata kunci tertentu atau variasi yang sangat mirip.
  • Phrase Match: Iklan muncul hanya untuk pencarian yang mengandung frase atau varian tepat dari kata kunci.
  • Exact Match: Iklan muncul hanya untuk pencarian yang benar-benar sesuai dengan kata kunci yang ditentukan.

Pemilihan jenis kata kunci yang tepat dalam kampanye periklanan sangat penting untuk mencapai hasil yang diinginkan dan memaksimalkan efisiensi pengeluaran iklan. Pemahaman tentang perbedaan antara broad keyword dan jenis kata kunci lainnya dapat membantu pemasar online mengoptimalkan strategi periklanan mereka.

3. Brand Keyword

Brand keyword adalah keyword yang terkait langsung dengan merek atau brand suatu produk, layanan, atau perusahaan. Kata kunci ini sering kali mencakup nama merek, slogan, produk khusus, atau elemen lain yang secara khusus terkait dengan identitas merek tersebut.

Menggunakan brand keyword dalam strategi pemasaran online atau Search Engine Optimization (SEO) dapat membantu meningkatkan visibilitas online suatu merek. Orang-orang yang mencari atau menggunakan kata kunci terkait merek memiliki kemungkinan besar tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan oleh merek tersebut.

Contoh brand keyword termasuk nama merek seperti “Nike,” “Apple,” atau “Coca-Cola.” Slogan seperti “Just Do It” untuk Nike atau “Think Different” untuk Apple juga dapat dianggap sebagai brand keyword. Penggunaan brand keyword ini dapat membantu dalam upaya pemasaran online, periklanan, dan upaya meningkatkan kesadaran merek.

4. Exact Keyword

Exact keyword atau keyword yang umumnya digunakan dalam konteks Search Engine Optimization (SEO) dan periklanan online, khususnya pada platform iklan berbayar seperti Google Ads. Kata kunci tepat mengacu pada suatu istilah pencarian yang harus cocok secara persis dengan kata atau frasa yang dimasukkan oleh pengguna dalam mesin pencari.

Ketika Kamu menetapkan kata kunci tepat dalam kampanye iklan online, iklan Kamu hanya akan ditampilkan kepada pengguna yang mencari kata atau frasa tersebut secara tepat. Ini membantu mengarahkan iklan Kamu kepada audiens yang sangat spesifik dan mungkin lebih tertarik pada produk atau layanan yang Kamu tawarkan.

Misalnya, jika Kamu menjual sepatu olahraga dan menggunakan kata kunci tepat “sepatu lari Adidas”, iklan Kamu hanya akan muncul ketika seseorang mencari frasa tersebut secara persis. Ini dapat membantu meningkatkan relevansi iklan dan potensi konversi, karena pengguna yang mencari kata kunci tepat cenderung memiliki niat yang lebih tinggi untuk melakukan pembelian atau tindakan tertentu.

5. Buyer Keyword

Buyer keyword, atau keyword pembeli, merujuk pada kata atau frasa pencarian yang menunjukkan niat pembelian atau keinginan untuk melakukan transaksi. Ini adalah istilah umum dalam dunia pemasaran online, terutama dalam Search Engine Optimization (SEO) dan periklanan berbayar.

Buyer keyword umumnya digunakan oleh orang-orang yang sudah melalui tahap penelusuran dan telah membuat keputusan untuk membeli produk atau layanan tertentu. Keyword ini sering kali mencakup detail spesifik tentang produk atau merek, serta mungkin mencakup istilah seperti “beli,” “harga,” “ulasan,” atau “diskon.”

Contoh buyer keyword termasuk:

  1. “Beli kamera Canon EOS 5D Mark IV online”
  2. “Ulasan laptop Dell XPS 13 terbaru”
  3. “Harga sepatu lari Nike Air Zoom Pegasus 38”
  4. “Diskon tiket pesawat Jakarta-Singapura”

Dengan memasukkan buyer keyword ke dalam strategi pemasaran online, bisnis dapat menargetkan pengguna yang lebih mungkin untuk melakukan pembelian dan meningkatkan konversi. Ini karena orang-orang yang mencari dengan buyer keyword cenderung lebih dekat dengan tahap akhir proses keputusan pembelian.

6. Tyre Kicker Keyword

Kategori keyword ini mengindikasikan calon penelusur yang tidak sedang mencari untuk melakukan pembelian atau berinvestasi uang. Oleh sebab itu, kata-kata seperti “gratis,” “unduh,” dan “penukaran” seringkali termasuk dalam pencarian mereka.

Contoh-contoh dari jenis kata kunci ini mencakup keyword seperti “sepatu lari gratis” atau “unduh buku anak-anak.”

7. Long Tail Keyword

Long tail keywords adalah frasa pencarian yang terdiri dari tiga atau lebih kata. Sementara kata kunci umum atau “short tail” biasanya pendek dan umum, long tail keywords lebih spesifik dan terfokus. Contoh perbandingannya adalah sebagai berikut:

  • Short tail keyword: “sepatu”
  • Long tail keyword: “sepatu lari Nike untuk pemula”

Long tail keywords sering kali lebih spesifik dan mencerminkan niat pencarian yang lebih tepat. Meskipun volume pencarian untuk long tail keywords mungkin lebih rendah dibandingkan dengan short tail keywords, mereka dapat menjadi strategi yang efektif dalam pemasaran digital. Alasan utamanya adalah karena:

  1. Target yang lebih spesifik: Long tail keywords membantu menargetkan audiens yang lebih terfokus dan memiliki niat pencarian yang lebih jelas.
  2. Kurang persaingan: Karena kurangnya persaingan dibandingkan dengan kata kunci umum, lebih mudah untuk mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari untuk long tail keywords.
  3. Konversi yang lebih tinggi: Orang yang mencari menggunakan long tail keywords cenderung lebih siap untuk berinteraksi atau membeli karena kebutuhan mereka lebih spesifik.

Contoh lain dari long tail keywords dalam konteks bisnis bisa seperti “hotel murah di Bali dekat pantai” dibandingkan dengan kata kunci yang lebih umum seperti “hotel” atau “Bali hotel”. Strategi pemasaran konten dan SEO sering kali memasukkan optimasi untuk long tail keywords guna meningkatkan visibilitas dan relevansi konten dalam hasil pencarian.

Baca juga: Kenali Jenis Jenis Keyword untuk SEO

Cara Riset Keyword 

Cara riset keyword menjadi langkah kritis untuk meningkatkan visibilitas dan keberhasilan online blog atau web Kamu. Riset keyword adalah proses mendalam untuk mengidentifikasi kata kunci yang paling relevan dan dicari oleh target audiens dalam mesin pencari.

Dengan pemahaman yang mendalam tentang keyword atau kata kunci, sebuah bisnis dapat memastikan kontennya sesuai dengan kebutuhan dan niat pencarian pengguna, yang pada gilirannya meningkatkan peluang untuk muncul di hasil pencarian yang relevan.

Dalam paragraf ini, kita akan menjelajahi berbagai strategi dan alat yang dapat digunakan dalam cara riset keyword, membantu mengarahkan upaya pemasaran digital menuju kesuksesan yang lebih besar.

1. Menentukan Target Audiens

Cara riset keyword yang pertama adalah menentukan target audiens. Langkah awal yang penting adalah menetapkan target audiens dan tujuan konversi yang diinginkan. Pemahaman mendalam terhadap karakteristik demografis, kebutuhan, dan perilaku target audiens dapat membentuk dasar untuk menyesuaikan strategi keyword.

Melalui analisis pesaing, Kamu dapat mengidentifikasi kata kunci yang efektif dan memahami tren konten yang mendapat respons positif. Alat riset keyword seperti Google Keyword Planner membantu menemukan keyword yang relevan, sementara keyword long tail dapat meningkatkan target pada audiens spesifik.

Penting juga untuk mengoptimalkan kata kunci sesuai dengan tujuan konversi, mengintegrasikan panggilan tindakan yang jelas. Memantau kinerja konten dengan analitik web, menyesuaikan strategi seiring waktu, dan memastikan konten memberikan nilai tambah kepada audiens adalah langkah-langkah yang mendukung pengembangan strategi keyword yang lebih terarah dan efektif.

2. Menentukan Topik Artikel

Cara riset keyword yang selanjutnya adalah menentukan topik artikel. Menentukan topik artikel memerlukan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan minat target audiens. Pertama, pertimbangkan isu-isu atau tantangan yang relevan dengan segmen pasar yang ingin Kamu sasar. Analisis tren industri dan pencarian kata kunci dapat membantu mengidentifikasi topik-topik yang sedang diminati oleh audiens.

Tinjau juga pertanyaan umum yang mungkin mereka miliki, serta solusi atau informasi yang mereka cari. Memahami pergeseran tren dan kebutuhan audiens membantu memilih topik yang tidak hanya relevan tetapi juga dapat memberikan nilai tambah. Selain itu, pantau konten pesaing untuk menentukan celah atau sudut pandang baru yang dapat Kamu eksplorasi.

Saat menentukan topik artikel, pertimbangkan juga sejauh mana topik tersebut sesuai dengan visi dan nilai bisnis Kamu, sehingga artikel tidak hanya menarik bagi audiens tetapi juga konsisten dengan identitas merek Kamu.

3. Listing Semua Keyword Potensial

Cara riset keyword ketiga adalah listing keyword yang potensial. Melisting potensial keyword merupakan langkah penting dalam perencanaan SEO dan pemasaran konten. Untuk memulai, lakukan pemahaman mendalam terhadap audiens target, termasuk demografi, preferensi, dan kebutuhan mereka. Selanjutnya, analisis pesaing menjadi kunci dengan memeriksa situs web pesaing untuk mengidentifikasi kata kunci yang mereka targetkan, serta mengamati respons positif terhadap konten mereka. Manfaatkan alat riset kata kunci seperti Google Keyword Planner, Ubersuggest, atau SEMrush untuk menemukan kata kunci yang relevan dengan bisnismu, termasuk kata kunci long tail yang mungkin kurang kompetitif tetapi memiliki volume pencarian yang baik.

Pertimbangkan niat pencarian dengan memilih kata kunci yang sesuai dengan fase perjalanan pembeli, seperti awareness, consideration, atau decision. Jika bisnismu bersifat lokal, pertimbangkan kata kunci lokal untuk menarik perhatian audiens setempat. Fleksibilitas dalam penggunaan sinonim dan varian kata kunci juga penting untuk menangkap variasi pencarian. Pantau tren industri dan berita terkini yang dapat mempengaruhi kebutuhan dan minat audiens, dan perhatikan pertanyaan pengguna dengan alat seperti Answer the Public.

Jika Kamu memiliki situs web, analisis data analitik dapat membantu menentukan kata kunci yang telah mendatangkan lalu lintas atau konversi. Terakhir, lakukan eksperimen dengan menciptakan konten berfokus pada beberapa kata kunci dan monitor hasilnya. Uji coba ini dapat membantu mengidentifikasi strategi kata kunci yang paling efektif. Dengan merinci potensial keyword melalui langkah-langkah ini, Kamu dapat mengembangkan strategi kata kunci yang lebih komprehensif dan relevan dengan target audiens serta tujuan bisnismu.

4. Riset Menggunakan Keyword Tools

Cara riset keyword selanjutnya adalah riset keyword dengan menggunakan keyword tools. Riset dengan menggunakan keyword tools menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan strategi SEO dan pemasaran konten. Gunakan dengan bijak keyword tools seperti Google Keyword Planner, Ubersuggest, atau SEMrush untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang potensi kata kunci yang telah Kamu identifikasi sebelumnya. Dengan alat ini, Kamu dapat mengevaluasi volume pencarian, tingkat persaingan, dan tren terkini terkait kata kunci tersebut.

Lakukan analisis mendalam terhadap hasil riset kata kunci, dan pertimbangkan untuk memasukkan kata kunci long tail yang mungkin kurang kompetitif namun tetap relevan dengan konten Kamu. Perhatikan juga saran-saran yang diberikan oleh alat riset kata kunci untuk mengidentifikasi peluang baru atau variasi kata kunci yang dapat meningkatkan visibilitas Kamu.

Dengan mengintegrasikan hasil riset kata kunci ke dalam strategi SEO dan pemasaran konten, Kamu dapat meningkatkan kesempatan mendapatkan lalu lintas organik yang lebih besar dan lebih terarah. Terus perbarui riset kata kunci Kamu secara berkala untuk tetap relevan dengan perubahan tren pencarian dan kebutuhan audiens.

5. Melihat Search Volume

Pada saat melakukan riset keyword, search volume adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Search volume menunjukkan seberapa sering orang mencari keyword tertentu di mesin pencari selama jangka waktu tertentu. Namun, pemahaman yang tepat mengenai search volume adalah kunci untuk mengoptimalkan strategi SEO Kamu.

Beberapa poin yang perlu Kamu perhatikan adalah tingkat persaingan, relevansi, target audiens, penggunaan kata kunci panjang (long-tail keywords), dan perubahan musiman. Jadi, pilih kata kunci dengan bijak berdasarkan tujuan dan sasaran bisnismu, dan pertimbangkan faktor-faktor di atas untuk menghindari persaingan yang terlalu tinggi atau search volume yang terlalu rendah.

Sebuah campuran yang seimbang dari kata kunci dengan search volume yang sesuai dapat membantu kamu meningkatkan lalu lintas dan peringkat mesin pencari Kamu.

Baca juga: LSI keyword adalah Keyword Wajib Para Content Marketer

6. Melihat Keyword Difficulty

Penilaian tingkat kesulitan kata kunci atau keyword difficulty adalah langkah penting dalam cara riset keyword. Ini membantu Kamu memahami sejauh mana persaingan untuk kata kunci tertentu dalam upaya untuk meraih peringkat tinggi di hasil mesin pencari.

Beberapa hal yang perlu Kamu pertimbangkan dalam menganalisis tingkat kesulitan kata kunci adalah kompetisi yang kuat, evaluasi konten kompetitor, kualitas dan relevansi konten, strategi link building, serta kesabaran dan konsistensi. Jadi, jika Kamu menemukan bahwa tingkat kesulitan kata kunci tinggi, jangan putus asa.

Lakukan analisis yang cermat, buat strategi yang kuat, dan berfokus pada kualitas konten serta optimasi SEO untuk bersaing dengan kompetitor yang kuat. Terus memperbaiki dan mengoptimalkan konten Kamu seiring waktu akan membantu Kamu memperbaiki peringkat mesin pencari Kamu.

7. Mengetahui Berapa Banyak Clicks

Mengidentifikasi pola-pola klik yang mungkin muncul, termasuk sumber klik, jenis konten yang paling menarik perhatian pengguna, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi tingkat klik.

Manfaatkan alat analitik web seperti Google Analytics untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang performa situs web Kamu. Dengan memahami berapa banyak klik yang diterima, Kamu dapat mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, mengoptimalkan strategi pemasaran konten, dan meningkatkan pengalaman pengguna agar lebih memikat.

Selain itu, perluas analisis Kamu dengan melibatkan faktor-faktor seperti kata kunci yang paling banyak menghasilkan klik, sumber lalu lintas yang paling efektif, dan hal-hal lain yang dapat memperkuat strategi pemasaran digital Kamu secara keseluruhan. Dengan terus mengembangkan pemahaman tentang berapa banyak klik yang diterima, Kamu dapat mengoptimalkan upaya pemasaran online Kamu untuk mencapai hasil yang lebih baik.

8. Mengidentifikasi Search Intent

Mengidentifikasi search intent (niat pencarian) adalah langkah penting dalam riset kata kunci dan optimasi konten. Search intent mengacu pada tujuan sebenarnya pengguna saat mereka melakukan pencarian di mesin pencari. Memahami search intent membantu Kamu membuat konten yang relevan dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Terdapat beberapa jenis search intent yang umum, seperti yang bersifat navigasional, informasional, transaksional, perbandingan, dan lokasional. Cara untuk mengidentifikasi search intent melibatkan analisis kata kunci yang digunakan dalam pencarian dan memperhatikan keyword yang mengindikasikan tujuan tertentu. Selain itu, melihat hasil yang muncul di halaman hasil mesin pencari (SERP) untuk kata kunci tersebut juga dapat membantu mengidentifikasi search intent.

Setelah Kamu mengidentifikasi search intent, Kamu dapat membuat konten yang sesuai dengan niat pencarian tersebut, meningkatkan kemungkinan konten Kamu muncul di hasil pencarian, dan memberikan nilai yang sesuai kepada pengguna. Pahami bahwa satu keyword dapat memiliki beberapa jenis search intent, jadi pertimbangkan konteks dan perilaku pengguna dengan baik dalam strategi konten Kamu.

9. EIvaluasi Dan Memprioritaskan Keyword Terbaik

Keyword yang ada relevansi dengan niche atau industri, tren industri dan musiman, user intent, mobile friendliness, pengaruh sosial dan pembagian konten, teknik SEO yang digunakan, konversi dan ROI, evaluasi analytics dan data historis, serta penggunaan long-tail keywords, semuanya menjadi pertimbangan penting dalam mengevaluasi dan memprioritaskan keyword.

Proses ini melibatkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna, optimasi konten untuk pengguna mobile, potensi dukungan sosial, strategi SEO, kontribusi pada konversi dan ROI, analisis data historis, dan kemungkinan penggabungan dengan long-tail keywords untuk mencapai audiens yang lebih spesifik.

Menganalisis dan memprioritaskan keyword adalah tugas yang berkelanjutan, memperhatikan perubahan dalam tren industri, algoritma mesin pencari, dan perilaku pengguna. Oleh karena itu, penting untuk selalu memantau dan menyesuaikan strategi keyword secara berkala.

10. Meletakkan Keyword Pada Artikel Blog

Setelah melakukan analisis dan evaluasi untuk menemukan keyword terbaik, langkah selanjutnya dalam proses riset keyword untuk blog adalah memahami cara mengoptimalkan keyword tersebut dalam konten artikel website Kamu. Berikut beberapa panduan untuk mengoptimalkan keyword:

  1. Manfaatkan keyword dalam judul artikel. Keyword yang telah Kamu pilih sebaiknya tercantum dalam judul artikel. Ini membantu mesin pencari dan pembaca untuk langsung mengenali topik yang akan dibahas.
  2. Sisipkan keyword dalam meta deskripsi. Meta deskripsi adalah ringkasan singkat dari isi artikel blog Kamu yang akan muncul di hasil mesin pencari. Pastikan deskripsi ini menarik dan informatif untuk meningkatkan kemungkinan klik.
  3. Letakkan keyword dalam 50-100 kata pertama artikel. Integrasikan keyword utama ke dalam teks awal artikel Kamu. Hal ini membantu mesin pencari memahami fokus konten Kamu sejak awal.
  4. Gunakan keyword dalam tag alt gambar, terutama pada gambar pertama dalam artikel. Tag alt pada gambar membantu menjelaskan gambar-gambar yang Kamu gunakan dalam konten. Pastikan gambar pertama dalam artikel juga mendapatkan perhatian khusus.
  5. Masukkan keyword dalam URL atau permalink artikel. Buat URL artikel Kamu mencakup keyword yang relevan. Contoh: websitekamu.com/cara-mengoptimalkan-sepatu-lari.
  6. Gunakan keyword setidaknya dalam satu subjudul artikel. Selain judul, sebaiknya juga gunakan keyword dalam salah satu subjudul artikel. Ini membantu memperkuat relevansi topik.
  7. Jangan berlebihan dalam penggunaan keyword. Meskipun penting untuk mengintegrasikan keyword dalam artikel, jangan berlebihan. Pastikan penggunaannya terasa alami dan relevan dengan konten yang Kamu buat.
  8. Gunakan variasi keyword. Selain keyword utama, gunakan variasi keyword yang relevan dalam konten Kamu. Ini dapat membantu mencakup berbagai bentuk pencarian yang mungkin dilakukan oleh pembaca.

Baca juga: Call to Action Adalah: Arti, Jenis, dan Contohnya

Penutup

Penting untuk diingat bahwa cara riset keyword adalah langkah penting dalam membangun kehadiran online blog atau website yang kuat. Dengan memahami cara menemukan, menganalisis, dan mengoptimalkan kata kunci, Kamu dapat memaksimalkan potensi situs web dan blog Kamu untuk menarik lebih banyak pembaca dan mencapai tujuan Kamu.

Teruslah mempelajari dan menyempurnakan keterampilan riset keyword, karena perubahan dalam perilaku pencarian online terus berlanjut. Dengan tekun dan berfokus pada riset kata kunci yang cerdas, Kamu dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan visibilitas konten Kamu di dunia maya. Selamat mencoba Boldee!

Optimalkan Website Bisnismu dengan Layanan Optimasi SEO & SEM dari OHBold!

OHBold adalah solusi yang kuat dan dapat membantu bisnismu mencapai target yang diinginkan, terutama dalam hal SEO (Search Engine Optimization). Kami adalah ahli dalam mengoptimalkan situs web untuk mencapai peringkat tertinggi dalam hasil pencarian organik, meningkatkan visibilitas, serta lalu lintas organik secara signifikan. Semua ini adalah aspek kunci dalam strategi SEO.

Selain itu, kami juga dapat membantu Kamu dalam strategi pemasaran konten yang menarik dan relevan, serta dalam mengelola kampanye periklanan online seperti PPC dan iklan media sosial. Kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan bisnis Kamu dan mencapai hasil yang cepat dan efektif dalam lingkungan SEM.

Kami mengandalkan analisis data canggih untuk memahami perilaku pengguna, mengidentifikasi peluang pertumbuhan, dan membantu Kamu meningkatkan strategi pemasaran bisnis Kamu.

Selain itu, kami menciptakan situs web yang efisien dan responsif, serta memberikan layanan manajemen media sosial untuk meningkatkan keterlibatan audiens potensial Kamu di berbagai platform online. Kami juga sangat fokus pada pengukuran kinerja kampanye pemasaran dan situs web Kamu untuk memastikan pencapaian target yang Kamu inginkan.

Dengan bantuan OHBold, Kamu dapat merancang strategi pemasaran yang lebih efektif, mengoptimalkan pengeluaran, dan mencapai target bisnis Kamu, terutama dalam hal peningkatan visibilitas di halaman hasil mesin pencari. Kami adalah mitra terbaik untuk membantu Kamu sukses di dunia digital. Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang untuk memulai perjalanan menuju kesuksesan digital.

No Comments

Post a Comment

Any question ?